Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan membenahi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena selama ini dinilai menjadi salah satu sumber praktik korupsi. Pada saat yang sama, ia kembali mengingatkan para pelaku korupsi agar menghentikan perbuatannya dan mengembalikan kerugian negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu.
“BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi,” kata Prabowo.
Menurut Presiden, pemerintah berkomitmen memperkuat tata kelola BUMN agar lebih profesional, transparan, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan peringatan keras kepada para koruptor agar menghentikan praktik yang merugikan negara. Ia menilai masyarakat kini semakin memahami persoalan korupsi dan menginginkan penegakan hukum yang tegas.
“Hei para koruptor sadar diri, hentikan praktik-praktik kau, hentikan. Rakyat tidak bodoh. Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik,” ujar Prabowo.
Presiden menegaskan pemberantasan korupsi menjadi salah satu agenda utama pemerintah, termasuk melalui pembenahan tata kelola BUMN sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Komentar