Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 12 Agustus 2026, meski jajaran direksi baru hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 belum genap satu bulan menjalankan tugasnya. Hingga kini, BEI belum mengungkap agenda yang akan dibahas dalam rapat tersebut.
Pengumuman RUPSLB disampaikan Direksi BEI pada Selasa (14/7). Dalam keterbukaan informasi, BEI menjelaskan pemanggilan resmi RUPSLB akan dilakukan pada 28 Juli 2026 melalui surat tercatat kepada para pemegang saham dan dipublikasikan melalui situs resmi perseroan. Sementara itu, pemegang saham yang berhak menghadiri rapat adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 27 Juli 2026 pukul 17.00 WIB.
Meski jadwal pelaksanaan telah ditetapkan, pengumuman tersebut tidak memuat materi atau usulan keputusan yang akan dibahas. Ketiadaan agenda ini memunculkan perhatian karena RUPSLB digelar tidak lama setelah BEI menyelesaikan proses pergantian direksi untuk periode 2026–2030.
Pada RUPST yang berlangsung 29 Juni 2026, pemegang saham menyetujui pengangkatan jajaran direksi baru berdasarkan keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Susunan direksi tersebut terdiri atas:
Jeffrey Hendrik – Direktur Utama
Saidu Solihin – Direktur Penilaian Perusahaan
Irvan Susandy – Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa
Yulianto Aji Sadono – Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan
Abdul Munim – Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko
Iding Pardi – Direktur Pengembangan
Umi Kulsum – Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum.
Pergantian kepemimpinan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025 yang mencatat kinerja terbaik sepanjang sejarah BEI. Bursa membukukan laba bersih Rp1,073 triliun, naik sekitar 59,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset meningkat menjadi Rp14,78 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp9,45 triliun, mencerminkan penguatan kondisi keuangan perseroan.
Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari BEI mengenai alasan penyelenggaraan RUPSLB maupun usulan keputusan yang akan dimintakan persetujuan kepada para pemegang saham. Sesuai ketentuan, rincian agenda diperkirakan baru akan diumumkan bersamaan dengan pemanggilan resmi rapat pada 28 Juli 2026.


Komentar