News
Beranda » Pendaftaran Magang Nasional Batch 2 Segera Dibuka Bulan Depan

Pendaftaran Magang Nasional Batch 2 Segera Dibuka Bulan Depan

Sumber Foto : inilah.com

Jakarta – Pemerintah akan kembali membuka pendaftaran Program Magang Nasional Batch 2 Tahun 2026 pada pertengahan September mendatang. Pembukaan batch kedua ini dilakukan setelah pelaksanaan Magang Nasional Batch 1 dimulai pada 10 Agustus 2026.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Darmawansyah mengatakan, pendaftaran untuk penyelenggara Magang Nasional, termasuk perusahaan serta kementerian dan lembaga (K/L), akan mulai dibuka pada pekan depan.

“Minggu depan, jadi minggu depan sudah kita buka untuk penyelenggara. Langsung daftar, jadi ini nanti jaraknya sebulan-sebulan. Jadi, kan sekarang kita mulai sekitar 10 Agustus,” kata Darmawansyah di Kemnaker, Jakarta Selatan, Dikutip detik, Selasa (11/8/2026).

Adapun pendaftaran bagi peserta magang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2026. Pemerintah menyiapkan total 150 ribu posisi dalam Program Magang Nasional yang terbagi menjadi tiga batch, masing-masing menyediakan 50 ribu kuota.

“Kita targetkan nanti di bulan depan di September, sekitar pertengahan September kita akan mulai lagi untuk running untuk yang batch kedua,” ungkapnya.

Aturan Pembelian Pertalite untuk Mobil Bakal Diperketat

Pada pelaksanaan Batch 1 Tahun 2026, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 732.483 orang telah mendaftarkan diri. Namun, hanya sekitar 46 ribu peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Mereka akan menjalani program magang selama enam bulan di perusahaan pilihan masing-masing dengan memperoleh uang saku yang besarnya setara Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Pada Batch 1, program magang nasional melibatkan 3.672 penyelenggara, yang terdiri atas 1.830 perusahaan serta 1.842 unit kerja kementerian dan lembaga. Dari jumlah tersebut, tersedia 28.455 posisi magang dengan total kapasitas 54.304 peserta. Sebanyak 31.251 kuota dialokasikan untuk perusahaan, sedangkan 23.053 kuota lainnya berada di lingkungan kementerian dan lembaga.

Komentar

Tinggalkan Balasan