Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah sedang mengkaji kemungkinan penambahan anggaran bagi pemerintah daerah (Pemda) yang mengalami kesulitan membayar gaji aparatur sipil negara (ASN). Meski demikian, keputusan akhir mengenai kebijakan tersebut akan ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Purbaya mengungkapkan pemerintah telah memulai proses penghitungan kebutuhan tambahan anggaran tersebut. Namun, besaran maupun rinciannya masih belum dapat dipublikasikan karena pembahasannya masih berada pada tahap awal dan akan lebih dahulu dibawa kepada Presiden untuk dipertimbangkan.
“Itu sudah kita hitung kebutuhannya berapa kira-kira, menunggu arahan Bapak Presiden. Belum detail apa, belum bisa diumumkan. Tunggu petunjuk Bapak Presiden dulu,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).Dikutip dari Detik.
Saat ditanya mengenai besaran tambahan anggaran yang disiapkan, Purbaya menilai alokasinya diperkirakan cukup untuk mendukung pemerintah daerah yang membutuhkan. demikian, ia menegaskan nilai final anggaran tersebut masih menunggu keputusan dan persetujuan dari Presiden.
“Jumlahnya hitungannya seharusnya cukup lah buat daerah-daerah, tapi saya tunggu petunjuk Presiden,” ujarnya.
Purbaya juga belum dapat memastikan jumlah pemerintah daerah yang akan memperoleh tambahan anggaran tersebut. Meski memberi sinyal penerimanya berpotensi mencapai ratusan daerah, ia menegaskan seluruh mekanisme dan cakupan bantuan masih akan dikaji lebih lanjut sebelum ditetapkan.
“Ya sekitar gitu lah (490 Pemda). Ini masih harus didiskusikan dulu, baru dihitung atas kertas corat-coretan. Nanti saya menghadap Bapak Presiden, kalau beliau setuju ya kita umumin,” terang Purbaya.


Komentar